Halo. Bagaimana kabar kalian? Bagaimana hari-hari pertama di Sekolah Menengah Atas? Bagaimana MOS? Bagaimana teman-teman baru? Menyenangkan?
Aku menulis post ini dengan judul berisi nama-nama kalian karena……..karena………….APA COBAAAAAAAAAAAAAAA? Karena. Kalian orang-orang terdekatku yang sudah tidak menuntut ilmu di bawah atap yang sama denganku :””’( Walaupun sekolah-sekolah baru kalian tidak jauh dari sekolahku, rasanya kalian semua sekarang berjarak sangat jauh dari aku. Huhuhuhuhu. Aku menulis dengan bahasa baku loh! Hebat bukan? Karena aku kangen kalian. Sip ngga nyambung.
Tahu tidak? Aku sudah 2 hari ini bersekolah seperti biasa loh. Ini baru hari kedua. Sekarang aku memakai seragam baru. Tempat pensil baru. Kelas baru.
Ya. Kelas baru.
Kelas baru. Kelas baru. Kelas baru. Kelas baru.
Kelas bilingual baru. Guru-guru baru. Akan menjalani 3 tahun ke depan dengan orang orang yang kuanggap baru. Walaupun segelintir diantaranya sudah kukenal baik. Hihi hihi hihi perasaanku terhadap kelas ini amat sangat sama dengan kali pertama aku berada di kelas kita. Ya. Kelas kita. Sekarang tinggal nama. HAHAHAHA ga tinggal nama juga sih lebay oge kan Bilingual Third hidup selamanya iya ga. Mengapa sama? Ya sama. Kelas baruku isinya 30 puluh orang. Belum benar benar kukenal semuanya. Akan belajar sehari-hari dengan mereka memakai bahasa Inggris. Seperti Bilingual Third saja. Tetapi perasaan yang menyelimutiku selama 2 hari ini sungguh sungguh sungguh sungguh sungguh sungguh aneh. JENGJENGJENGJENG.
Aku merasa aneh. Amat, sangat, aneh. Seperti punya hidup baru. Hahahhahahahahahaha.
Saat aku sejenak memerhatikan sudut-sudut kelas baruku, tidak ada suara teriakan Kanya yang super jelek bak bebek buruk rupa. Tidak ada pemandangan wajah Afia yang imut selalu membuatku tertawa :”> Tidak ada Amadea yang mengerjakan soal-soal UN setiap waktu. Tidak ada suara Dira yang bercerita panjang lebar tentang Fikri. Tidak ada Devina yang sering menanyakan pertanyaan seputar tubuh remaja bercanda, Dev. Tidak ada sosok Catra yang setiap hari Jumat memainkan gitar, tidak ada suara tawa Alodia yang kampretnya kaya aquuuu. Tidak ada Farah yang ketidakwarasannya tidak sepadan dengan mukanya. Tidak ada Kaulika, Ahsya, Mika, Ana, Bella, Nadyara, Arlene, Aliya, Danya, tidak ada Arka, tidak ada Aldi, tidak ada Orvino, tidak ada Ilham tidak ada Abby tidak ada Niken HHHHHUFT SEMUANYA WE LAH
Mereka tidak ada. Kemana mereka? KEMANA? KEMANA? KEMANAAAAAAAAAAAAAAA?KEMANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA HUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU KEMANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA iya aku tau kalian ke SMA 3 sama ke SMA 2 sama ke SMA Santo Joseph di Bali sama di Binus sama pada masih di TB tapi beda kelas sama gueeeee tapi tapi tapi tapi berada di dalam tempat bernama kelas dengan tujuan menuntut ilmu tanpa kalian itu sama seperti ikan yang baru diangkat dari lautan. Geleper geleper. Hampa. Dramatis sekali ya. Tetapi benar. Aku merasa aneh, dan akan selalu merasa aneh dalam beberapa puluh hari bahkan bulan kedepan, sepertinya. Huhuhuhuuhuhuhuhuhuhu.
Mungkin galauku terlalu berlebihan, tidak logis, toh kalian masih hidup di planet Bumi. Tetapi aku ingin sebentaaaaaaaaar saja kembali di satu hari dimana kita semua masih belajar di kelas yang sama, sekolah yang sama. Sebentaaar saja, aku ingin lagi merasakannya.
Nanti, berpuluh-puluh tahun lagi, saat kalian sudah bersuami dan beristri, saat kalian sudah jadi orang sukses, saat mobil-mobil bisa terbang, saat kalian sudah puas meraih cita-cita masing-masing, bahkan saat kulit kita telah berkeriput, berjanjilah bahwa kita akan selalu bertemu, bergaul, bergosip!!!!!!!!!!! Jangan mau kalah sama kaum muda karena kita forever awesome iya ga???????
Salam kangen, xoxo xoxo xoxo xoxo :*
Farhana Nariswari.